Jumat, 17 Oktober 2014

Raport UTS-BT

Yth. Ibu/Bapak Guru SMK Bandung Timur.
Yang memerlukan format raport kelas x dan xi (kurikulum 2013) dan format raport kelas xii (kurikulum 2006). bisa di unduh disini.

Kamis, 16 Oktober 2014

Format Nilai UTS

yth. ibu bpk guru smk bandung timur yang memerlukan format nilai uts lengkap dengan formulanya bisa di download di sini,
dan jadwal supervisi kelas tiasa di unduh palih dieu.

Selasa, 02 September 2014

Tettott ... !!!

Jokowi Diminta Hentikan Kurikulum 2013


Thursday, 28 August 2014, 18:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA
-- Praktisi pendidikan dari Teacher Trainer and School Consultant, Weilin Han mengatakan kurikulum 2013 yang diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Indonesia harus dihentikan. Karena konsep dan indikator kurikulum 2013 masih belum terlalu jelas sehingga membingungkan guru dan murid. 
Ia menjelaskan kurikulum 2013 diciptakan hanya dengan menggabungkan dan menyalin beberapa konsep dan indikator dari kurikulum sebelumnya. Perubahan tersebut tidak dilakukan berdasarkan kajian yang mendalam. Sehingga konsep dan indikator yang dihasilkan menjadi tidak jelas. 
Menurutnya, untuk tahun ajaran sekolah 2014/2015 pemerintah dapat kembali menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). 
"Saya tidak mengatakan KBK dan KTSP kurikulum yang sempurna. Tetapi jika dibandingkan kurikulum 2013, KBK dan KTSP lebih baik. Karena jika harus menciptakan kurikulum baru perlu waktu yang cukup panjang," ujar Weilin Han kepada Republika, Kamis (28/8).
Menurut Weilin, yang tepat untuk Indonesia adalah kurikulum yang dapat memberikan kebebasan pada setiap daerah untuk mengembangkan potensi masing-masing. Karena potensi dan kemampuan guru serta siswa di setiap daerah berbeda-beda. Sehingga sistem pemerataan dan paten nasional yang diterapkan pada kurikulum 2013 tidak tepat. 
Untuk jangka panjang ia meminta agar pemerintahan Jokowi segera merumuskan konsep dan landasan kurikulum yang baru. Caranya, dengan melibatkan praktisi dan guru-guru yang ada. 
Pemerintah juga harus mengadakan pelatihan dan pendidikan guru SD, SMP dan SMA. 
"Sampai saat ini kita belum memiliki buku putih kurikulum Indonesia. Ini harus dibuat dulu dengan konsep, landasan dan indikator yang jelas agar nasib pendidkan anak-anak Indonesia menjadi jelas, selain itu harus disertai dengan pendidikan guru jadi sistemnya dijalankan secara paralel sehingga output-nya bisa maksimal," paparnya.

Kamis, 28 Agustus 2014

Buku Kurikulum 2013

Yth. Bpk/Ibu Guru SMK Bandung Timur, nu peryogi Buku Bahasa Sunda Kls X-XI kurikulum 2013  sok sedot di dieu. PAI X dan XI na mah di sini sajjo, teras kanggo Buku Elektro na mah palih dieu, dan sedot di sini untuk buku Otomotip-nya.
Untuk buku mata pelajaran kelompok A dan Kelompok B kelas X bisa di unduh disini dan kelas XI-nya monggo di dieu unduhna.
Semoga bermanfaat.

Rabu, 23 Juli 2014

Silabus C1, C2 & C3

Kanggo ibu/bpk guru Produktif SMK Bandung Timur, silabus C.1 Teknologi & Rekayasa, C1 TIK, C1 Bismen berikut silabus C.2 dan Silabus C.3 tiasa di unduh palih dieu, semoga bermanfaat !

Prangkat & Adm. BT

Yth. Ibu/Bapak Guru SMK Bandung Timur nu peryogi Jadwal Pelajaran 2014/2015, Kalender Pendidikan, Contoh Format Perangkat, dan Silabus Kurikulum 2013 (PAI, Kelompok Mapel A & B, C1. Tek. dan Rekayasa, TIK dan Bismen) mangga kantun di sedot di sini , pami aya nu kirang sagala rupina, di badantenkeun kemudian. Hatur nuhun.

Minggu, 04 Mei 2014

Wujudkan Mimpi Indah-Mu

SELAMAT JALAN MURIDKU SAYANG


Sabtu, 17 Mei 2014. Hari yang paling dinanti dan diharapkan amat berbahagia, menyenangkan, bermakna dan titik...titik... tentunya untuk murid-muridku. Hari dimana sekolah kami SMKS Bandung Timur Cileunyi Kab. BAndung, mengadakan acara perpisahan atau PATURAY TINEUNG untuk kelas XII yang akan lulus tahun ini. Sekalipun murid-murid kelas XII masih harus menunggu pengumuman Ujian Nasional (UN) tanggal 20 Mei mendatang, sebagai hari yang kesekian bagi mereka, jika nanti mereka dinyatakan LULUS UN. Namun, acara PATURAY TINEUNG ini setidaknya bisa meredam gejolak penasaran yang ada dalam diri mereka. Mereka bisa menghibur diri dan memuaskan diri mereka dengan berfoto bersama-sama guru mereka tercinta. Guru mereka yang telah menumpahkan ilmunya kepada setiap kepala-kepala polos yang laksana Hardisk yang baru terisi sebagian saja. PATURAY TINEUNG ini juga sebagai tanda pelepasan siswa oleh sekolah “yang telah mendidik dan mengajar mereka selama 3 tahun” kepada Pihak Orang Tua/Wali Murid yang diwakili oleh Pengurus Komite Sekolah.


Kata Orang bijak, “ada pertemuan ada pula perpisahan“. Begitulah dengan para siswaku tercinta, mereka mulai diterima di sekolah kami dalam keadaan penuh harapan. Mulai dari proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) 3 tahun lalu, kemudian mereka dibina, diajarkan, dididik, dibimbing, diarahkan, diatur, hingga mungkin disayangi oleh guru mereka, laksana seorang ayah dan ibu yang menyayangi anak tercinta mereka. Hingga hari ini, mereka harus berpisah dengan kami para gurunya. Mudah-mudahan saja ilmu yang diberikan selama 3 tahun bisa menjadi anak tangga yang kokoh untuk menaiki tangga berikutnya. Untuk selanjutnya para murid ini harus pergi lagi menuntut ilmu untuk menggapai cita-cita dan mimpi-mimpi mereka.

Saya pun jadi teringat lagu Laskar Pelangi dari Nidji. Semoga lagu yang pernah populer sebagai sound track Film Laskar Pelangi ini bisa menjadi peluru motivasi kepada seluruh siswa saya.
Nidji berpesan dalam lagunya: 
Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya 
….
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia selamanya
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi

Sebagai guru yang tugasnya mentransfer ilmu dan mendidik dengan hati, tentu saja banyak suka dan duka bersama murid-muridnya. Sebagai murid, tentu saja mereka kadang-kadang membuat senang dan bangga guru mereka. Tetapi tidak sedikit juga para murid yang kadang-kadang membuat jengkel dan marah gurunya. Tetapi guru tetaplah guru. Dia harus berlapang dada dan senang memberi maaf kepada kesalahan-kesalahan murid-muridnya. Toh juga para murid telah dibuatkan trafffic light berupa rambu-rambu dan Tata Tertib Sekolah di sekolah kami, agar mereka bisa dan terbiasa hidup disiplin. Karena itulah fungsi ganda dari sekolah, yaitu: sebagai tempat untuk Belajar-Mengajar dan Mendidik. Jika ada murid yang melanggar rambu-rambu itu, maka tugas sekolah lah yang harus terus membina dan mendidik mereka hingga mereka benar-benar seperti anak yang disayang ibu dan bapaknya.

Marahnya guru kepada murid bukanlah seperti marahnya Polisi kepada Penjahat. Tetapi marahnya guru adalah marah sayang. Itu ibarat marahnya Ayah dan Ibu kepada Anaknya. Begitu pula cinta-nya guru kepada muridnya, bukanlah cinta Romeo kepada Juliet, atau seperti perangko yang nempel di amplop, kendati banyak guru yang akhirnya berjodoh dengan muridnya. Memang seperti katanya dalang “cinta itu datangnya dari mata lalu turun ke hati“.  Tak salah pula lah, jika guru (yang masih lajang) mau mempersunting muridnya sebagai istri. Toh itu juga sesuatu yang sah dan halal melalui jalur pernikahan.

Amat di sayangkan memang, tahun ini tidak acara khusus seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana ada acara seremonial khusus dan resmi, mulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, dan acara hiburan. Tak ada pesan menarik lagi yang disampaikan oleh Ketua OSIS untuk kakak kelas mereka kelas XII yang akan lulus seperti halya tahun lalu ada kalimat “Raihlah Baju Sarjana Sebelum Meraih Baju Pengantin”. Dimana pesan ini saya anggap memiliki makna yang sangat mendalam dan tepat sekali, mengingat bahwa tingkat Drop Out (DO) yang cukup besar dan persentase siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi relatif kecil.

........sayang dan sungguh di sayangkan, tahun ini mereka hanya di ajak untuk bermain ria seharian penuh di Pantai Pangandaran Ciamis. Tak ada lagi kata-kata manis nan jenaka dari Ketua OSIS, tak ada lagi kata nan haru dari Calon Alumni, dan tak ada lagi kata-kata pembekalan bermakna dari sang Guru seperti halnya tahun sebelumnya, miris memang. Maafkan kami Nak!.
Walapun tak ada acara dan tempat khusus, tak mengurangi keceriaan mereka walau terlihat hambar. Walau tak ada acara dan tempat khusus tak menghilangkan semangat kami untuk terus memberikan semangat, setidaknya dalam do’a-do’a kami.

Wahai murid-muridku sayang, gurumu ibarat obor penerang. Cahaya yang diberikan oleh guru-gurumu harus kau bawa ke tempat kegelapan agar bisa menjadi penerang di tengah kegelapan itu.Habis Gelap Terbitlah Terang”, demikian pesan RA Kartini. Dari Kegelapan Menuju Terang Benderang (minaz zulumati ilannuur), demikian agama kita menjelaskan. Wujudkan mimpi-mimpi indahmu. Kelak kau akan tahu apa makna kehidupan. Tetapi berjalanlah di rel kehidupan yang benar. Patuhilah segala rambu dan aturan. Karena itu membawa kepada keselamatan.
"seperti halnya lomba lari penghalang, agar kita sukses dalam perjuangan, kita harus mampu dan berani setiap penghalang yang menghadang. Tegakan disiplin diri dengan tegas. Jangan malas, manja dan mudah bosan. Kalau kita tunduk oleh rasa malas, manja dan bosan, maka pasti nasib kita tidak akan berubah. Pastikanlah bahwa kalian bisa meraih cita-cita yang kalian impikan.

Selamat jalan, poke-E Sukses untuk Kalian Semua.